Jasa Pembukuan Keuangan

jasa pembukuan keuangan

jasa pembukuan keuangan

 

Pembukuan adalah hal yang penting dalam berbagai lini usaha. Mengapa demikian? Karena pembukuan terkait erat dengan masalah keuangan dan kita memiliki ingatan yang terbatas. Oleh karena itu kita membutuhkan sistem pencatatan yang sederhana dan mudah dimengerti.

 

Dengan pembukuan akan memudahkan anda melakukan evaluasi usaha, terutama mengenai Alur Kas (Cash Flow) keuangan usaha anda.

 

Pembukuan keuangan meliputi 3 proses, yaitu :

 

1. Proses klarifikasi transaksi.
2. Proses pencatatan dan merangkum.
3. Proses menginterpretasi atau pelaporan.

 

Berikut 10 tips praktis dalam melakukan pembukuan keuangan :

 

  1. Melakukan Penyusunan Proyeksi arus kas sebelum memulai usaha.
  2. Pencatatan transaksi harus selalu dilakukan (update).
  3. Membuat dan mempersiapkan 2 buku, yaitu buku pengeluaran dan buku pemasukan. Cara ini yang paling mudah dalam melihat posisi keuangan.
  4. Tidak mencampur keuangan perusahaan dengan keuangan pribadi.
  5. Setiap transaksi yang tercatat harus ada buktinya.
  6. Pembuatan Form-form khusus.
  7. Penempatan file khusus untuk setiap transaksi.
  8. Membuat list dan memperhitungkan depresiasi atau biaya penyusutan aset-aset perusahaan seperti bangunan, kendaraan, peralatan dan perlengkapan perusahaan.

 

Pembukuan dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan perusahaan, namun biasanya pembukuan keuangan yang standard mempunyai beberapa poin yang harus dicatat sebagai berikut :

 

  1. Buku pengeluaran, segala macam pengeluaran di tulis di buku ini
  2. Buku pemasukan, segala macam pemasukan di tulis di buku ini
  3. Buku arus kas, hal ini sangat penting untuk dicatat agar kita bisa mengetahui saldo akhir yang dimiliki
  4. Buku catatan stok, digunakan mengetahui stok barang yang habis dan masih ada
  5. Buku Inventaris barang, berfungsi untuk bisnis restoran. Catatan ini berguna untuk mengetahui inventaris barang yang kita miliki sejak dari awal usaha, contohnya: piring, garpu yang miliki
  6. Buku laba rugi, berfungsi untuk membantu dan mengetahui seberapa besar keuntungan atau kerugian usaha yang dijalani selama ini.